Slalom Competition 2

Slalom Competition 2

Monday, September 3, 2012

Kegiatan Tadabur Alam | Juara 2



Oleh : M. Syaeful Qodli Dzulfikar
Rabu sore aku dan adiku berangkat dari kediamanku untuk menuju Boogie di Bogor. Bukan tanpa alasan kami pergi kesana. Kami terdaftar sebagai peserta tadabur alam bersama Boogie. Tentu saja aku sangat bersemangat untuk mengikuti kegiatan tersebut. Yah, walaupun harus bersabar menghadapi kemacetan dan guyuran air hujan.

Meskipun sedikit terlambat akhirnya kami tiba di Boogie dengan selamat. Setibanya disana kami langsung disambut oleh tanteku yang bekerja disana. Ternyata sudah banyak peserta lain yang berkumpul. Setelah berbincang sebentar, tante Ety memutuskan untuk memulai perjalanan. Semua peserta menaiki mobil-mobil yang telah disediakan pihak Boogie.
Perjalanan panjang harus kami tempuh menuju Cidokom. Hingga Isya menjelang kami akhirnya tiba di lokasi. Rasa lelah tentu saja mendera tubuh setelah perjalanan panjang itu. Namun aku yakin rasa lelah ini akan terbayar oleh pengalaman yang taakan terlupakan.
Sembari menunggu peserta lain datang, aku beristirahat untuk melepas lelah. Di temani sebungkus kudapan yang diberikan tanteku akhirnya rasa lelah itu pun mulai menghilang. Lalu aku memutuskan untuk menunaikan shalat Isya. Tak lama peserta lain pun datang.
Setelah semua peserta berkumpul, kami dihidangkan makan malam oleh panitia. Suasana makan malam itu terasa sangat mengesankan ditambah lingkungan yang masih asri dan udaranya masih segar.  Setelah makan malam Bapak Slamet memberitahukan kegiatan apa saja yang akan di lakukan dalam acara Tadabur Alam ini. Beliau juga mengatakan bahwa akan ada tamu istimewa yang akan menghadiri kegiatan ini juga, yaitu Bapak Anas Ridwan dan Bapak Effendi Soen. Bapak Anas Ridwan adalah pemilik dari PT. Boogie Advindo. Sedangkan Bapak Effendi Soen adalah seorang wartawan senior. Hal itu yang membuatku bersemangat untuk bertemu beliau, karena akupun ingin menjadi wartawan seperti beliau. Sambil menunggu tamu istimewa itu datang, acara diisi oleh kuis dan cerita pengalaman dari atlet arum jeram.
Tak begitu lama tamu istimewa itupun tiba. Kami berbincang-bincang bersama Pak Effendi sambil diputarkan film yang disediakan beliau. Beliau pun berbagi pengalamannya dan memberi kami semua motivasi. Sangat menyenangkan berbincang dengan beliau, namun jam sudah menunjukan pukul 11 malam. Kami dipersilahkan untuk istirahat di dalam tenda.
Pukul 4 subuh kami dibangunkan oleh Pak Slamet untuk menunaikan ibadah solat Shubuh. Meskipun masih mengantuk aku pergi untuk mengambil wudhu. Suasana yang tenang membuat ibadah solat shubuh terasa sangat khitmad. Setelah solat kami diajak jalan pagi oleh Pak Slamet untuk melihat-lihat keadaan sekitar. Alam yang masih hijau dan segar membuat aku sadar akan kuasa Allah swt yang sangat besar.   
Setelah lelah berkeliling kami disuguhi sarapan. Dengan lahap aku habiskan sarapanku karena aku ingat bahwa setelah sarapan akan diadakan kegiatan rafting. Dan akhirnya acara yang kami tunggu-tunggu pun tiba. Kami bersiap-siap untung melakukan rafting. Sebelum berangkat kami diberikan peralatan keamanan seperti helm dan pelampung, dan tak lupa kami diberikan briefing.
Untuk ke tempat rafting kami harus berjalan kaki selama 15 menit. Kami akan melakukan rafting di sungai Cikaniki. Sesampainya di pinggiran sungai kami dibagi-bagi kedalam beberapa kelompok. Sebelum melakukan kegiatan rafting kami terlebih dahulu melakukan latihan untuk menjalankan perahu karet. Beberapa instuksi diberikan oleh instruktur seperti “Maju,Mundur,Pindah kiri atau kanan dan Boom”.
Setelah dirasa cukup, kami akhirnya kegiatan rafting yang sebenarnya dilaksanakan. Menyusuri sungai Cikaniki yang masih asri dan sejuk sangat menyenangkan. Rasa lelah saat mendayung tidak terasa sama sekali. Pemandangan sekitar pinggiran sungai Cikaniki masih hijau dan banyak ditumbuhi pohon-pohon besar. Namu ditengah perjalanan pemandangan itupun seketika lenyap. Berganti oleh rusaknya alam oleh tangan tangan jahil segelintir manusia yang hanya ingin meraup keuntungan tanpa memikirkan alam. Sungguh sangat disayangkan alam yang indah ini harus rusak akan keegoisan manusia. Dari situ aku sadar, ternyata kegiatan tadabur ini bukan hanya untuk bersenan-senang tapi untuk menyadarkan kepada kita bahwa masih banyak manusia yang merusak alam. Dan kami sebagai penerus bangsa harus terus menjaga alam agar dapat terus dinikmati keindahannya. Untuk itu saya pribadi ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besar nya kepada PT. Boogi Advindo atas kesempatannya sehingga dapat menyadarkan saya. Saya harap kegiatan seperti ini akan terus berlanjut agar makin banyak orang yang sadar dan mau menjaga alam.

0 comments:

Post a Comment