Slalom Competition 2

Slalom Competition 2

Monday, September 3, 2012

Pengalaman Bertadabbur Alam Bersama Boogie | Juara 1



Ditulis Oleh :Akhmad Dzakky Robitho


Hari rabu tepatnya tanggal 04 Juni 2012 pukul 15:00 aku bersama kakakku pergi menuju boogie untuk melakukan persiapan sebelum berangkat menuju ke lokasi tadabbur alam bersama boogie, sebelum berangkat bu ety melakukan pengabsenan peserta tadabbur alam terlebih dahulu supaya terdata siapa yang hadir dan tidak, setelah pengabsenan. Pukul 16:30 kami pun berangkat menuju ke lokasi, kurang lebih 2-3 jam perjalanan untuk bisa sampai ke lokasi.  
                                                  
Setelah sampai aku dan kakakku pun diam sejenak untuk beristirahat setelah perjalanan 2-3 jam tadi, setelah itu kami melakukan shalat maghrib dan isya berjama’ah setelah shalat kami pun memakan kudapan yang dibagikan bu ety sebagai penunda untuk menunggu makan malam tiba, setelah makan malam tiba kami pun makan malam bersama, setelah makan malam Pak Slamet mengadakan kuis untuk menunggu kedatangan Bapak Anas dan Bapak Effendi Soen, setelah itu ada pengarahan dari instruktur arung jeram boogie cara ber arung jeram yang aman.          
                                   
Lalu Bapak Anas dan Bapak Effendi Soen pun tiba, Bapak Effendi Soen pun memperkenalkan diri dan memberi pengarahan dan menceritakan pengalaman-pengalamannya, setelah itu sekitar pukul 11 malam sebelum  kami menuju tenda untuk beristirahat kami diberi baju seragam boogie untuk terlihat kompak dalam ber arung jeram nanti. Lalu kami pun pergi menuju tenda untuk beristirahat peserta  di dalam tendaku yaitu terdiri dari aku,Fikar,Fajar, dan Ridwan, aku pun memasang alarm pukul 5 pagi supaya tidak telat bangun untuk shalat subuh berjama’ah lalu kami pun beristirahat untuk tidur. 
                                                                   
Dan kelucuan pun terjadi di tenda kami pukul setengah 4 pagi Ridwan pun bangun membangunkan kami, panitia tadabur alam saja belum bangun kami sudah bangun duluan menunggu adzan subuh akhirnya hanya di tenda kami lah yang pesertanya sudah terbangun semua kami menunggu pukul 5 datang dengan penuh kesabaran, akhirnya pukul 5 pun datang kami langsung mengambil air wudhu dan pergi ke mushola untuk shalat subuh berjama’ah, setelah shalat subuh kami pun menunggu sarapan pagi yaitu pukul setengah 6 pagi, setelah menunggu kami pun memulai sarapan pagi dengan bersama-sama, setelah sarapan para peserta laki-laki membantu mengangkuti peralatan untuk ber arung jeram, kami pun masih harus menunggu hingga pukul 8 untuk berarung jeram.
Setelah itu kami pun memilih pelampung,helm,dan dayung yang cocok ukurannya dengan badan kita supaya nanti tidak terlepas saat ber arung jeram,setelah semua memakai perlengkapan ber arum jeram kami pun sekali lagi diberi pengarahan cara ber arung jeram yang baik dan benar, setelah semuanya paham kami pun pergi ke lokasi arum jeram dengan berjalan kaki yang memakan waktu selama 20 menit.
Setelah sampai kami membentuk grup untuk di dalam perahu dan grupku terdiri dari aku,Fikar,Fajar,Ridwan ,dan seorang peserta laki-laki lalu kami pun terbentuk menjadi kelompok 4 dan sebelum itu kami dipilihkan perahu nomor berapa dan instruktur perahunya sendiri, lalu kami pun berlatih mendayung maju,mundur,belok kiri,belok kanan, dan menghindari rintangan.

Kami akan melakukan perjalanan sejauh 8 km menggunakan perahu, tetapi sebelum melakukan perjalanan kami sudah basah duluan karena diciprati air oleh peserta yang lain, setelah itu kami pun memulai perjalanan, saat sampai di arus pertama Ridwan hampir terpental dari perahu untung saja aku melihat jadi secara refleks aku langsung memegang tangannya, sungguh menyenangkan sekali sebelum sampai ke tempat finish kami berhenti di camp boogie untuk memakan kudapan sebelum berangkat kembali,kami berenang dan bersantai dulu di sana, aku dan kakakku mencoba melompat dari batu besar yang ada di seberang sungai, saat masih dibawah aku masih berani tetapi saat sampai di atas aku menjadi agak ragu untuk melompat karena tinggi sekali aku pun ditantang kakakku untuk melompat, akhirnya karena tidak ada pilhan lain aku melompat saja dari batu itu.

Istirahat pun selesai kami melanjutkan perjalanan hingga ke tempat finish, setelah sampai kami membantu menarik perahu ke tepi untuk dibawa pulang kembali, kami pun pulang menuju tempat semula menggunakan kendaraan mobil, setelah sampai aku,Fikar,Fajar dan Ridwan pergi mandi untuk membilas badan,setelah mandi kami pun pergi menuju mushola untuk melakukan shalat dzuhur berjama’ah sebelum pulang menuju rumah masing-masing kami berhenti di camp boogie untuk makan siang,setelah makan siang kami pun pulang dengan perasaan letih dan gembira. sungguh menyenangkan melakukan tadabur alam bersama boogie, sayang kami harus pergi pulang karena acara tadabur alam sudah selesai, kami berharap supaya acara tadabur alam ini menjadi pertama dan berlanjut untuk kedepannya dan semoga semakin bagus acara tadabur alamnya.

Dan kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Anas dan staff boogie karena tanpa bantuan dari mereka kita tidak dapat merasakan pengalaman ber arum jeram, dan terimakasih kepada Bapak Effendi Soen karena sudah datang dan memberi kami insprirasi dan menceritakan pengalamannya kepada kami.

SELESAI

0 comments:

Post a Comment